Back to Bahasa Indonesia Articles
Home BuyerInvestment Property

Penjualan Mortgagee di NZ: Murah atau Risiko Besar?

2 July 2025-7 min read-By Jarrod Kirkland
Penjualan Mortgagee di NZ: Murah atau Risiko Besar?

Key Takeaways

  • 1Penjualan mortgagee terjadi ketika peminjam gagal bayar dan bank menjual untuk memulihkan utang.
  • 2Properti dijual apa adanya tanpa jaminan, membuat due diligence menyeluruh sangat penting.
  • 3Perlindungan pembeli standar dihapus dari perjanjian penjualan mortgagee.
  • 4Investor berpengalaman mungkin menemukan nilai tetapi pembeli pertama kali harus berhati-hati.

Ketika harga properti melonjak dan suku bunga naik, penjualan mortgagee muncul kembali. Meskipun tampak menawarkan properti diskon, pembeli harus memahami risikonya.

Ketika harga properti melonjak dan suku bunga naik, penjualan mortgagee muncul kembali di pasar. Meskipun tampak menawarkan properti diskon, calon pembeli harus memahami perbedaan signifikan dari pembelian standar dan risiko terkait.

Apa Itu Penjualan Mortgagee?

Penjualan mortgagee terjadi ketika peminjam gagal memenuhi kewajiban pinjaman. Pemberi pinjaman kemudian menggunakan hak hukumnya untuk menjual properti guna memulihkan utang. Bank harus memberikan pemberitahuan empat minggu sebelum melanjutkan, tetapi jika tidak terselesaikan, properti dapat dijual paksa melalui lelang atau tender.

Mengapa Harga Lebih Rendah?

Penjualan ini biasanya lebih murah karena pemberi pinjaman memprioritaskan pemulihan utang daripada maksimalisasi, properti dijual "apa adanya" tanpa jaminan, akses inspeksi mungkin terbatas, dan pembeli menanggung tanggung jawab tambahan seperti potensi penggusuran penghuni atau perbaikan.

Risiko Utama Pembeli

Tanpa Jaminan: Berbeda dengan penjualan standar, penjualan mortgagee tidak memberikan jaminan tentang hak milik, barang bergerak, kepatuhan kode, atau kepemilikan. Pemilik sebelumnya mungkin menghapus atau merusak perlengkapan tanpa recourse.

Akses Terbatas: Properti sering dijual tanpa inspeksi interior. Penyelesaian mungkin tidak termasuk kunci jika penghuni tetap, memerlukan proses penggusuran terpisah.

Tanggung Jawab Periode Bahaya: Setelah perjanjian menjadi tanpa syarat, pembeli menanggung tanggung jawab properti, termasuk kerusakan selama periode tunggu.

Perlindungan Hukum Berkurang: Perlindungan pembeli standar dihapus dari perjanjian.

Risiko Penarikan: Mortgagor dapat membayar utang dan menghentikan penjualan hingga penyelesaian, berpotensi membuang biaya pembeli.

Persetujuan Hipotek

Pembiayaan dimungkinkan dengan pra-persetujuan, meskipun pemberi pinjaman mungkin berhati-hati. Pra-persetujuan yang kuat memperkuat posisi pembeli.

Apakah Layak Dikejar?

Investor berpengalaman yang nyaman dengan risiko mungkin menemukan nilai, tetapi pembeli pertama kali atau yang menghindari risiko harus hati-hati menimbang ketidakpastian terhadap potensi penghematan.

Need Help With Your Mortgage?

Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.

Talk to an Adviser

Frequently Asked Questions

Apa itu penjualan mortgagee?

Penjualan mortgagee terjadi ketika peminjam gagal memenuhi kewajiban pinjaman dan pemberi pinjaman menggunakan hak hukumnya untuk menjual properti guna memulihkan utang. Bank harus memberikan pemberitahuan empat minggu sebelum melanjutkan.

Mengapa penjualan mortgagee lebih murah dari penjualan properti biasa?

Penjualan ini biasanya lebih murah karena pemberi pinjaman memprioritaskan pemulihan utang daripada maksimalisasi, properti dijual apa adanya tanpa jaminan, akses inspeksi mungkin terbatas, dan pembeli menanggung tanggung jawab tambahan.

Apa risiko utama membeli properti penjualan mortgagee?

Risiko utama termasuk tidak ada jaminan tentang hak milik, barang bergerak, kepatuhan kode, atau kepemilikan; akses properti terbatas untuk inspeksi; tanggung jawab periode bahaya setelah tanpa syarat; dan mortgagor dapat membayar utang dan menghentikan penjualan hingga penyelesaian.

Disclaimer

The information on this website is for general guidance only and does not constitute financial or investment advice. Always do your own research and seek personalised advice from a qualified financial adviser or mortgage adviser before making financial decisions. All investments carry risk and past performance is not indicative of future results.

Bahasa Indonesia Speaking Adviser

Get mortgage advice in Indonesian from our qualified advisers.