Kita membeli asuransi untuk ketenangan, agar ketika hidup berbelok, ada jaring pengaman finansial. Tetapi tidak ada yang lebih frustrasi daripada meraih jaring itu dan menemukan lubang.
Lubang itu disebut pengecualian. Ini adalah situasi, kondisi, atau tindakan yang tidak akan ditanggung polis Anda. Meski terasa tidak adil, pengecualian menjaga premi tetap terjangkau dengan menghindari risiko yang pasti terjadi atau sulit dinilai.
Memahami batasan ini *sebelum* menandatangani polis sama pentingnya dengan mengetahui uang pertanggungan.
Gajah "Kondisi Sebelumnya"
Pengecualian paling umum adalah kondisi yang sudah ada.
Asuransi melindungi masa depan yang *tidak diketahui*, bukan masa lalu yang *sudah diketahui*. Jika Anda punya riwayat sakit punggung kronis, perusahaan asuransi biasanya tidak akan menanggung klaim terkait punggung.
Namun kondisi sebelumnya jarang berarti Anda tidak bisa mendapatkan asuransi sama sekali. Biasanya asuransi menawarkan "Pertanggungan Standar dengan Pengecualian".
- •Contoh: Anda pernah operasi lutut. Polis menanggung kanker, serangan jantung, stroke, dan kecelakaan, tetapi mengecualikan klaim terkait lutut kanan.
Ini tetap pertanggungan yang berharga. Jangan buang perlindungan 99% hanya karena 1% dikecualikan.
Aturan "Kejujuran" (Duty of Disclosure)
Dulu, hukum mengharuskan Anda mengungkapkan semua hal yang mungkin penting bagi perusahaan asuransi.
Aturan kini lebih adil. Di bawah Contracts of Insurance Act, kewajiban utama Anda adalah "mengambil kehati-hatian yang wajar agar tidak membuat representasi keliru."
Artinya, Anda harus menjawab pertanyaan dengan jujur dan lengkap.
Jika aplikasi menanyakan, "Apakah Anda mengunjungi dokter dalam 5 tahun terakhir?" lalu Anda lupa menyebut kunjungan spesialis, Anda mengambil risiko. Jika klaim terjadi, perusahaan asuransi bisa:
- •Menyesuaikan klaim: membayar lebih sedikit dari seharusnya.
- •Membatalkan polis: seolah polis tidak pernah ada.
Aturan emas: Jika ragu, ungkapkan. Lebih baik ada pengecualian di awal daripada klaim ditolak bertahun-tahun kemudian.
Pengecualian "Standar"
Selain pengecualian kesehatan, ada pengecualian yang hampir selalu ada dalam polis:
- •Bunuh diri: Polis jiwa di NZ biasanya memiliki masa tunggu 13 bulan untuk bunuh diri.
- •Tindakan sengaja: Cedera yang disengaja tidak ditanggung.
- •Tindak kriminal: Cedera saat melakukan kejahatan biasanya ditolak.
- •Kehamilan (Proteksi Pendapatan): Umumnya tidak menanggung cuti hamil normal, meski komplikasi dapat ditanggung setelah periode tertentu.
Kesehatan Mental: Sensitif
Kebijakan kesehatan mental sangat bervariasi. Satu perusahaan bisa mengecualikan semua klaim kesehatan mental, yang lain hanya mengecualikan kondisi tertentu atau memberikan masa tunggu.
Di sinilah peran penasihat penting. Mereka tahu perusahaan yang lebih progresif dan bisa membantu Anda mendapatkan syarat terbaik.
Pengecualian Bisa Sementara
Kabar baiknya, pengecualian tidak selalu permanen.
Jika Anda punya pengecualian punggung karena cedera lama, dan Anda sudah bertahun-tahun tanpa perawatan, Anda bisa meminta peninjauan. Dengan bukti medis bahwa masalah sudah pulih, perusahaan asuransi sering menghapus pengecualian.
Melindungi Risiko "Tak Terasuransikan"
Jika ada pengecualian besar, Anda perlu rencana B.
- •Bangun dana darurat: Simpan dana khusus untuk risiko yang tidak ditanggung.
- •Periksa ACC: ACC tetap menanggung cedera akibat kecelakaan, meski polis Anda mengecualikan kondisi degeneratif.
Ringkasan: Baca Schedule
Saat polis diterbitkan, Anda menerima Policy Schedule. Ini dokumen terpenting, menjelaskan siapa yang ditanggung, berapa besar, dan pengecualian spesifik apa saja.
Baca dengan teliti. Jika ada pengecualian yang tidak jelas, tanyakan segera. Lebih mudah memperbaiki kesalahpahaman sekarang daripada saat klaim.
Need Help With Your Insurance?
Our expert advisers will help you find the best adviser for you. Get in touch to be connected with a professional insurance adviser.
Talk to an Adviser



