Back to Bahasa Indonesia Articles
Investment Property

Cara Menghitung Yield Sewa pada Properti Investasi

26 May 2025-8 min read-By Jarrod Kirkland
Cara Menghitung Yield Sewa pada Properti Investasi

Key Takeaways

  • 1Kalikan sewa mingguan dengan 52, bagi dengan harga properti, lalu kalikan dengan 100 untuk yield bruto.
  • 2Yield bersih mengurangi pengeluaran untuk gambaran profitabilitas yang lebih akurat.
  • 3Properti dengan yield tinggi menawarkan arus kas segera tetapi apresiasi lebih lambat.
  • 4Bank mendiskon pendapatan sewa sebesar 20-35% dalam perhitungan mereka.

Yield sewa mewakili pendapatan sewa yang dihasilkan properti Anda selama setahun, dinyatakan sebagai persentase dari nilai properti. Pelajari cara menghitungnya.

Panduan lengkap ini menjelaskan yield sewa - metrik fundamental bagi investor properti yang mengevaluasi potensi pengembalian pada properti investasi.

Apa itu Yield?

Yield sewa mewakili jumlah pendapatan sewa yang dihasilkan properti Anda selama setahun, dinyatakan sebagai persentase dari nilai properti. Ada dua jenis utama:

  • Yield bruto: Dihitung sebelum pengeluaran
  • Yield bersih: Memperhitungkan biaya operasional, mengungkapkan profitabilitas aktual

Formula Yield Bruto

Perhitungan memerlukan sewa mingguan dan harga pembelian: kalikan sewa mingguan dengan 52, bagi dengan harga properti, lalu kalikan dengan 100.

Trik Estimasi Cepat

Untuk yield bruto sekitar 5%, hilangkan tiga digit terakhir dari harga pembelian untuk menentukan sewa mingguan yang diperlukan - metode perhitungan mental yang cepat.

Formula Yield Bersih

Kurangi pengeluaran tahunan (rates, asuransi, pemeliharaan, manajemen properti) dari sewa tahunan, bagi dengan nilai properti, lalu kalikan dengan 100.

Penerapan Praktis

Bank biasanya hanya mempertimbangkan 65% hingga 80% dari pendapatan sewa saat menilai aplikasi KPR investasi, memperhitungkan kekosongan dan biaya operasional.

Tolok Ukur Yield di Selandia Baru

  • Auckland/Wellington: 2,5-4% (diimbangi oleh pertumbuhan modal)
  • Area regional: 5-7% (apresiasi lebih lambat)

Pertimbangan Strategis

Investor harus menyeimbangkan yield dengan potensi capital gain. Properti dengan yield tinggi menawarkan arus kas segera tetapi pertumbuhan nilai lebih lambat, sementara properti dengan yield lebih rendah di lokasi premium mungkin mengalami apresiasi yang signifikan dari waktu ke waktu.

Cara meningkatkan yield termasuk menambahkan minor dwelling, meningkatkan fasilitas, atau mengeksplorasi model sewa alternatif seperti sewa jangka pendek berperabotan.

Need Help With Your Mortgage?

Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.

Talk to an Adviser

Frequently Asked Questions

Apa perbedaan antara yield bruto dan bersih?

Yield bruto dihitung sebelum pengeluaran dengan membagi sewa tahunan dengan harga properti. Yield bersih memperhitungkan biaya operasional seperti rates, asuransi, dan pemeliharaan, mengungkapkan profitabilitas aktual.

Berapa yield sewa yang baik di Selandia Baru?

Auckland dan Wellington biasanya melihat yield 2,5-4% yang diimbangi oleh pertumbuhan modal. Area regional menawarkan yield 5-7% tetapi dengan apresiasi lebih lambat.

Bagaimana bank menilai pendapatan sewa untuk KPR investasi?

Bank biasanya hanya mempertimbangkan 65-80% dari pendapatan sewa saat menilai aplikasi KPR investasi, memperhitungkan kekosongan dan biaya operasional.

Disclaimer

The information on this website is for general guidance only and does not constitute financial or investment advice. Always do your own research and seek personalised advice from a qualified financial adviser or mortgage adviser before making financial decisions. All investments carry risk and past performance is not indicative of future results.

Bahasa Indonesia Speaking Adviser

Get mortgage advice in Indonesian from our qualified advisers.