Back to Bahasa Indonesia Articles
Investment PropertyFirst Home Buyer

Bank Menolak KPR Properti Investasi Anda? Inilah yang Harus Dilakukan Jika Ini Hambatan Ekuitas

17 May 2025-7 min read-By Jarrod Kirkland
Bank Menolak KPR Properti Investasi Anda? Inilah yang Harus Dilakukan Jika Ini Hambatan Ekuitas

Key Takeaways

  • 1Bank mengevaluasi tiga kriteria utama: ekuitas (LVR), pendapatan, dan riwayat kredit.
  • 2Properti investasi yang ada umumnya membutuhkan buffer ekuitas lebih besar; pinjaman bangunan baru atau konstruksi yang memenuhi syarat dapat memberi lebih banyak fleksibilitas, tetapi 80% LVR tidak otomatis.
  • 3Dapatkan valuasi terdaftar jika properti Anda telah mengalami apresiasi atau direnovasi.
  • 4Pemberi pinjaman non-bank menawarkan LVR lebih tinggi dengan suku bunga lebih tinggi-berguna sebagai pembiayaan transisional.

Ketika bank menolak aplikasi KPR untuk properti investasi, hambatan ekuitas sering menjadi penyebabnya. Artikel ini menjelaskan strategi untuk mengatasi keterbatasan ekuitas.

Ketika bank menolak aplikasi KPR untuk properti investasi, hambatan ekuitas sering menjadi penyebabnya.

Memahami Hambatan Ekuitas

Bank mengevaluasi setiap aplikasi KPR menggunakan tiga kriteria utama: hambatan ekuitas (kecukupan deposit), hambatan pendapatan (keterjangkauan), dan hambatan kredit (riwayat keuangan). Hambatan ekuitas berpusat pada Loan-to-Value Ratio (LVR), yang mengukur berapa banyak yang Anda pinjam relatif terhadap nilai properti yang dinilai.

Bank Selandia Baru menggunakan pengaturan LVR sebagai titik awal, tetapi hasilnya tetap bergantung pada peminjam, properti, kebijakan lender, dan aplikasi secara keseluruhan:

  • Rumah yang dihuni pemilik: sering sekitar 80% LVR jika kemampuan bayar dan kebijakan terpenuhi
  • Properti investasi yang ada: umumnya membutuhkan deposit atau buffer ekuitas lebih besar karena pinjaman investor di atas 70% LVR termasuk high-LVR menurut pembatasan RBNZ
  • Pinjaman investasi bangunan baru atau konstruksi yang memenuhi syarat: dapat memberi lebih banyak fleksibilitas, tetapi 80% LVR tidak otomatis

Langkah Pertama: Verifikasi Valuasi Properti

Bank mungkin mengandalkan valuasi dewan yang ketinggalan zaman atau estimasi desktop yang konservatif. Jika properti Anda telah direnovasi atau mengalami apresiasi signifikan, dapatkan valuasi terdaftar melalui broker Anda menggunakan sistem yang disetujui bank.

Properti Investasi Bangunan Baru

Pinjaman investasi bangunan baru atau konstruksi yang memenuhi syarat dapat memberi perlakuan LVR yang lebih fleksibel ketika memenuhi kriteria RBNZ, termasuk beberapa rumah yang baru selesai dibeli dari developer dalam 6 bulan setelah penyelesaian. Ini dapat membantu memanfaatkan ekuitas yang tersedia, tetapi bukan persetujuan otomatis 80% LVR. Kebijakan lender, kemampuan bayar, valuasi, kelayakan peminjam, kelayakan properti, dan struktur pinjaman tetap berlaku.

Pemberi Pinjaman Non-Bank

Ketika properti yang ada melewati ambang high-LVR investor 70%, pemberi pinjaman non-bank mungkin menawarkan hingga 80% LVR pada properti investasi-meskipun biasanya dengan suku bunga 1-2% lebih tinggi dari bank mainstream. Strategi ini bekerja baik sementara; begitu nilai properti meningkat atau renovasi menambah nilai, refinancing dengan pemberi pinjaman tradisional menjadi layak.

Dukungan Keuangan Keluarga

Hadiah dari orang tua dapat menutup kesenjangan ekuitas jika didokumentasikan dengan benar. Dana hadiah memerlukan transparansi, sementara pinjaman harus dideklarasikan dan pembayaran diperhitungkan dalam perhitungan keterjangkauan.

Ikhtisar Strategi Utama

1Klarifikasi valuasi properti melalui penilaian terdaftar
2Pertimbangkan peluang investasi bangunan baru atau konstruksi yang memenuhi syarat ketika kriteria lender dapat memberi fleksibilitas LVR lebih besar
3Eksplorasi pinjaman non-bank sebagai pembiayaan transisional
4Diskusikan opsi hadiah keluarga dengan penasihat KPR Anda

Need Help With Your Mortgage?

Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.

Talk to an Adviser

Frequently Asked Questions

LVR berapa yang saya butuhkan untuk properti investasi?

Untuk properti investasi yang ada, pembeli umumnya membutuhkan deposit atau buffer ekuitas lebih besar karena pinjaman investor di atas 70% LVR termasuk high-LVR menurut pembatasan RBNZ. Pinjaman bangunan baru atau konstruksi yang memenuhi syarat dapat memberi lebih banyak fleksibilitas, tetapi 80% LVR tidak otomatis; kebijakan lender, kemampuan bayar, valuasi, kelayakan peminjam, kelayakan properti, dan struktur pinjaman tetap berlaku.

Bisakah saya mendapat LVR lebih tinggi untuk investasi bangunan baru?

Kadang-kadang. Pinjaman bangunan baru atau konstruksi yang memenuhi syarat dapat berada di luar pembatasan LVR standar RBNZ, termasuk beberapa rumah yang baru selesai dibeli dari developer dalam 6 bulan setelah penyelesaian. Ini dapat membuka lebih banyak opsi, tetapi tidak menjamin 80% LVR. Lender tetap menilai seluruh aplikasi.

Apakah pemberi pinjaman non-bank menawarkan ketentuan LVR yang lebih baik?

Ya, pemberi pinjaman non-bank mungkin menawarkan hingga 80% LVR pada properti investasi yang ada, meskipun dengan suku bunga 1-2% lebih tinggi dari bank mainstream.

Disclaimer

The information on this website is for general guidance only and does not constitute financial or investment advice. Always do your own research and seek personalised advice from a qualified financial adviser or mortgage adviser before making financial decisions. All investments carry risk and past performance is not indicative of future results.

Bahasa Indonesia Speaking Adviser

Get mortgage advice in Indonesian from our qualified advisers.