Bank menerapkan kriteria penilaian yang berbeda untuk properti investasi dibandingkan dengan rumah yang ditempati pemilik. Memahami perhitungan ini membantu investor merencanakan secara efektif.
Faktor Pendapatan Sewa
Bank tidak menghitung 100% dari pendapatan sewa yang diharapkan. Sebagian besar menggunakan 70-80% dari sewa pasar untuk memperhitungkan kekosongan, pemeliharaan, dan biaya manajemen properti. Pendekatan konservatif ini melindungi pemberi pinjaman dan peminjam.
Pengujian Suku Bunga
Pemberi pinjaman menilai keterjangkauan menggunakan suku bunga uji yang lebih tinggi dari suku bunga pasar saat ini-biasanya 8-9%. Ini memastikan peminjam dapat mengelola cicilan jika suku bunga meningkat secara signifikan.
Pelayanan Utang yang Ada
Cicilan KPR Anda saat ini, termasuk rumah Anda sendiri, menjadi faktor dalam perhitungan. Utang properti investasi menambah total kebutuhan pelayanan Anda.
Faktor DTI
Rasio utang terhadap pendapatan (Debt-to-Income) menjadi semakin penting. Bank mungkin membatasi total pinjaman hingga 6-7 kali pendapatan bruto, mempengaruhi berapa banyak yang dapat Anda pinjam terlepas dari kapasitas pelayanan.
Gearing Positif vs Negatif
Properti di mana sewa menutupi pengeluaran menunjukkan serviceability yang lebih baik. Properti dengan gearing negatif mengharuskan Anda menutupi kekurangan dari pendapatan lain, mengurangi kapasitas pinjaman keseluruhan.
Meningkatkan Posisi Anda
Untuk memperkuat aplikasi properti investasi: maksimalkan dokumentasi pendapatan Anda, kurangi utang pribadi, pertimbangkan properti dengan hasil sewa yang kuat, dan pertahankan rasio pinjaman terhadap nilai yang konservatif pada properti yang ada.
Panduan Profesional
Pinjaman properti investasi melibatkan perhitungan kompleks di berbagai faktor. Penasihat KPR dapat memodelkan skenario berbeda dan mengidentifikasi pendekatan optimal untuk keadaan Anda.
Need Help With Your Mortgage?
Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.
Talk to an Adviser



