Perlindungan penghasilan dan asuransi jiwa sering dikacaukan, tetapi mereka mencakup situasi yang sama sekali berbeda. Asuransi jiwa membayar ketika Anda meninggal. Perlindungan penghasilan membayar ketika Anda tidak dapat bekerja karena sakit atau cedera. Memahami keduanya membantu Anda membangun perlindungan yang tepat untuk diri sendiri dan keluarga Anda.
Anda mungkin membutuhkan satu, keduanya, atau tidak sama sekali tergantung pada keadaan Anda.
Dasar-dasar Asuransi Jiwa
Asuransi jiwa memberikan pembayaran lump sum kepada ahli waris Anda ketika Anda meninggal. Ini melindungi orang-orang yang bergantung pada Anda secara finansial dengan menggantikan penghasilan dan dukungan yang tidak lagi dapat Anda berikan.
Pembayarannya adalah jumlah tunggal, bukan pembayaran berkelanjutan. Ahli waris Anda menerima jumlah penuh untuk digunakan sesuai kebutuhan: membayar utang, berinvestasi untuk penghasilan, atau memenuhi biaya hidup.
Asuransi jiwa hanya membayar saat kematian. Ini tidak membantu jika Anda masih hidup tetapi tidak dapat bekerja.
Dasar-dasar Perlindungan Penghasilan
Perlindungan penghasilan menggantikan sebagian penghasilan Anda jika Anda tidak dapat bekerja karena sakit atau cedera. Berbeda dengan asuransi jiwa, Andalah yang menerima pembayaran karena Anda masih hidup.
Pembayaran biasanya 75 persen dari penghasilan reguler Anda, dibayar bulanan selama Anda tetap tidak dapat bekerja, hingga batas polis. Ini berlanjut sampai Anda dapat kembali bekerja, mencapai usia pensiun, atau jangka waktu polis Anda berakhir.
Perlindungan penghasilan membantu Anda membayar tagihan dan mempertahankan gaya hidup Anda saat Anda pulih dari sakit atau cedera yang mencegah Anda bekerja.
Mengapa Anda Mungkin Membutuhkan Keduanya
Pertimbangkan sebuah keluarga dengan pencari nafkah utama. Jika orang tersebut meninggal, asuransi jiwa menyediakan lump sum untuk menggantikan penghasilan masa depan yang hilang dan membayar utang.
Jika orang yang sama menjadi sakit parah dan tidak dapat bekerja selama dua tahun, perlindungan penghasilan terus membayar tagihan selama periode tersebut. Tanpanya, keluarga akan menghabiskan tabungan dan berpotensi menghadapi kesulitan keuangan yang serius.
Ini adalah risiko berbeda yang memerlukan solusi berbeda. Kematian bersifat final; disabilitas mungkin sementara atau permanen.
Mana yang Lebih Mungkin Terjadi
Secara statistik, Anda lebih mungkin mengalami periode sakit atau disabilitas yang signifikan selama kehidupan kerja Anda daripada meninggal sebelum pensiun. Ini membuat perlindungan penghasilan relevan untuk banyak orang.
Namun, konsekuensi kematian biasanya lebih parah dan permanen daripada disabilitas sementara. Asuransi jiwa mengatasi hasil yang kurang mungkin tetapi lebih bencana.
Kedua risiko itu nyata dan keduanya layak dipertimbangkan dalam perencanaan perlindungan Anda.
Membandingkan Biaya
Perlindungan penghasilan biasanya lebih mahal daripada asuransi jiwa untuk tingkat perlindungan yang setara karena klaim lebih umum. Perusahaan asuransi membayar klaim perlindungan penghasilan lebih sering daripada klaim asuransi jiwa.
Periode manfaat dan periode tunggu yang Anda pilih secara signifikan memengaruhi premi perlindungan penghasilan. Periode tunggu yang lebih pendek dan periode manfaat yang lebih lama biayanya lebih mahal.
Premi asuransi jiwa terutama tergantung pada usia, kesehatan, dan jumlah perlindungan Anda. Orang yang lebih muda dan lebih sehat membayar lebih sedikit.
Periode Tunggu Dijelaskan
Perlindungan penghasilan memiliki periode tunggu sebelum pembayaran dimulai. Opsi umum adalah 30 hari, 60 hari, atau 90 hari setelah menjadi tidak dapat bekerja.
Selama periode tunggu, Anda tidak menerima pembayaran perlindungan penghasilan. Anda memerlukan sumber daya lain seperti cuti sakit, tabungan, atau ACC untuk menutupi periode ini.
Periode tunggu yang lebih lama secara signifikan mengurangi premi. Jika Anda memiliki hak cuti sakit yang substansial atau tabungan, Anda dapat memilih periode tunggu yang lebih lama dan membayar lebih sedikit.
Periode Manfaat
Periode manfaat perlindungan penghasilan menentukan berapa lama pembayaran berlanjut. Opsi biasanya berkisar dari dua tahun hingga usia 65.
Periode manfaat yang lebih pendek cocok untuk kondisi sementara yang Anda harapkan untuk pulih. Periode manfaat yang lebih lama melindungi terhadap disabilitas permanen yang dapat mencegah Anda bekerja lagi selamanya.
Periode manfaat yang lebih lama biayanya lebih mahal tetapi memberikan perlindungan yang lebih komprehensif.
Membuat Keputusan Anda
Pertimbangkan keadaan pribadi Anda. Apakah Anda memiliki tanggungan? Berapa lama keluarga Anda bisa bertahan tanpa penghasilan Anda? Sumber daya apa yang Anda miliki jika Anda tidak dapat bekerja?
Banyak orang memprioritaskan asuransi jiwa terlebih dahulu karena konsekuensi kematian sangat parah. Perlindungan penghasilan menambahkan lapisan perlindungan lain terhadap risiko disabilitas yang lebih mungkin terjadi.
Penasihat keuangan dapat membantu Anda memahami opsi dan membangun perlindungan yang tepat untuk situasi Anda.
Need Help With Your Insurance?
Our expert advisers will help you find the best adviser for you. Get in touch to be connected with a professional insurance adviser.
Talk to an Adviser



