Pembayaran bertahap mengatur bagaimana uang mengalir selama proyek konstruksi Anda. Daripada membayar jumlah penuh saat selesai, Anda melakukan pembayaran pada tahap yang ditentukan seiring kemajuan pekerjaan.
Pendekatan pembayaran bertahap menguntungkan kedua belah pihak. Pembangun menerima dana untuk menutupi biaya mereka seiring pekerjaan berlanjut. Pembeli hanya membayar untuk pekerjaan yang sudah selesai.
Tahapan Pembayaran Tipikal
Kontrak konstruksi mendefinisikan milestone pembayaran, biasanya mencakup lima hingga tujuh tahap.
Deposit awal, biasanya 5-10% dari harga kontrak, dibayar saat menandatangani kontrak konstruksi.
Pembayaran tahap pondasi mengikuti penyelesaian pondasi, biasanya 10-15%.
Tahap framing mencakup rangka struktural termasuk dinding, rangka atap, dan jendela. Pembayaran 15-25% ini mengakui kemajuan substansial.
Tahap lockup menandai kapan bangunan kedap cuaca. Pembayaran 15-20%.
Tahap fixing mencakup pekerjaan internal termasuk lapisan, pintu, instalasi dapur dan kamar mandi. Pembayaran 15-20%.
Practical completion adalah pembayaran terakhir, biasanya 10-15%, saat rumah selesai dan siap ditempati.
Bagaimana Pembayaran Bekerja Dengan Hipotek Anda
Pinjaman konstruksi Anda dirilis secara progresif untuk mencocokkan pembayaran kontrak. Setiap pembayaran tahap memerlukan permintaan penarikan ke bank Anda.
Prosesnya melibatkan: memberitahu bank bahwa tahap sudah selesai, bank mungkin mengatur inspeksi atau penilaian, setelah puas dana dirilis ke pembangun. Waktu penyelesaian biasanya beberapa hari.
Inspeksi Sebelum Pembayaran
Setiap pembayaran bertahap adalah kesempatan untuk memverifikasi kualitas pekerjaan sebelum membayar. Anda berhak menginspeksi pekerjaan yang sudah selesai dan mengangkat kekhawatiran sebelum mengotorisasi pembayaran.
Melibatkan inspektur bangunan pada tahap kunci memberikan verifikasi independen.
Variasi dan Dampaknya
Perubahan selama konstruksi menciptakan variasi yang mempengaruhi jadwal pembayaran. Pekerjaan tambahan atau spesifikasi yang ditingkatkan biasanya memerlukan pembayaran di luar pembayaran bertahap standar.
Biaya variasi harus didokumentasikan dan disetujui sebelum pekerjaan dilanjutkan.
Melindungi Diri Sendiri
Jangan pernah membayar lebih dari pekerjaan yang sudah selesai. Membayar untuk tahap yang belum selesai menciptakan risiko jika pembangun gagal menyelesaikan.
Simpan dokumentasi semua pembayaran. Foto pekerjaan pada setiap tahap sebelum mengotorisasi pembayaran.
Pahami retensi akhir. Banyak kontrak menahan persentase sampai periode kewajiban cacat berakhir.
Ketika Ada Masalah
Sengketa pembayaran dapat menghentikan konstruksi. Ketentuan kontrak yang jelas mengurangi risiko sengketa.
Jika sengketa muncul, segera cari penyelesaian.
Need Help With Your Mortgage?
Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.
Talk to an Adviser



