Membeli rumah di lelang bisa menegangkan sekaligus mengasyikkan. Lelang bergerak cepat, memerlukan keputusan segera, dan tidak ada ruang untuk pikiran kedua setelah palu dijatuhkan. Tapi dengan persiapan yang tepat dan rencana yang jelas, lelang juga bisa menjadi cara paling transparan dan tegas untuk membeli properti.
1. Lakukan Riset Anda
Sebelum menghadiri lelang, selesaikan due diligence menyeluruh. Tinjau laporan LIM, sertifikat properti, dan dokumentasi lelang. Untuk properti unit title, periksa notulen dan biaya body corporate. Minta semua dokumentasi yang tersedia dari agen real estate dan tinjau bersama pengacara Anda.
Hadiri open home lebih awal dan pertimbangkan untuk memesan laporan bangunan jika belum disediakan. Karena penjualan lelang bersifat tanpa syarat, masalah apa pun harus ditemukan sebelumnya bukan setelah pembelian.
2. Dapatkan Pra-Persetujuan dan Siapkan Pembiayaan
Pembiayaan harus diatur sebelum hari lelang. Tidak ada klausul "tunduk pada pembiayaan" yang berlaku di lelang, jadi konsultasikan dengan penasihat KPR Anda jauh-jauh hari. Bank biasanya memerlukan setidaknya tiga hari kerja untuk meninjau dokumen properti dan memberikan persetujuan tertulis untuk menawar.
Siapkan deposit Anda-biasanya 10% dari harga pembelian-untuk pembayaran segera jika Anda menang.
3. Pahami Aturan Lelang
Setiap lelang mengikuti aturannya sendiri, yang diumumkan juru lelang sebelum penawaran dimulai. Hadiri beberapa lelang sebagai penonton terlebih dahulu untuk memahami bahasa, tempo, dan alurnya.
Daftar untuk menawar sebelumnya atau pada hari H dengan identifikasi yang tepat. Setelah Anda membuat tawaran yang menang dan reserve terpenuhi, Anda secara hukum berkomitmen untuk membeli tanpa periode pendinginan.
4. Tetapkan Batas Penawaran Anda (dan Patuhi)
Emosi bisa tinggi selama lelang. Tetapkan tiga titik harga sebelum hadir:
- •Harga impian (skenario ideal Anda)
- •Harga realistis (nilai pasar wajar)
- •Maksimum absolut (harga tertinggi yang dapat Anda terima)
Berkomitmen pada batas atas Anda. Jika khawatir terbawa suasana, atur teman tepercaya atau penasihat KPR untuk menawar atas nama Anda.
5. Buat Strategi Penawaran yang Percaya Diri
Memulai kuat dengan tawaran pembuka yang cepat menunjukkan keseriusan dan dapat mengecilkan kompetisi. Keraguan atau pengurangan cepat dalam kenaikan tawaran dapat memberanikan penawar lain.
Tawar dengan jelas dan dapat didengar sambil mempertahankan postur tenang. Tampak kalem-meskipun gugup di dalam-dapat melemahkan kepercayaan pesaing.
6. Siap untuk yang Tak Terduga
Properti terkadang "passed in" ketika reserve tidak tercapai. Sebagai penawar tertinggi, Anda mungkin bernegosiasi langsung dengan vendor segera-sering kali kesempatan terbaik Anda untuk mendapat kesepakatan.
Need Help With Your Mortgage?
Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.
Talk to an Adviser



