Saat mengajukan KPR, peminjam sering menemukan istilah LVR (Rasio Pinjaman terhadap Nilai). Metrik ini menunjukkan berapa persentase dari nilai properti yang dipinjam atau berapa banyak bagian rumah yang secara teknis dimiliki oleh bank.
Cara Menghitung LVR
Perhitungannya membagi jumlah pinjaman dengan nilai properti. Contohnya:
- •Properti senilai $800,000 dengan KPR $600,000 = 75% LVR ($600,000 ÷ $800,000)
- •Jika properti yang sama naik nilainya menjadi $900,000 sementara KPR tetap $600,000, LVR membaik menjadi 66.7%
Seiring kenaikan nilai properti sementara pinjaman tetap konstan atau berkurang, LVR membaik, yang berarti lebih sedikit bagian rumah Anda yang "dimiliki" oleh bank.
Ambang Batas Pemberian Pinjaman LVR Saat Ini (Juni 2026)
Pembelian untuk penghuni pemilik: Pemberian pinjaman LVR tinggi untuk penghuni pemilik didefinisikan sebagai pemberian pinjaman di atas 80% LVR. Bank dapat mengalokasikan tidak lebih dari 25% dari pinjaman baru mereka untuk penghuni pemilik ke pinjaman di atas ambang batas 80% LVR ini.
Pembelian properti investasi: Pemberian pinjaman LVR tinggi untuk investor didefinisikan sebagai pemberian pinjaman di atas 70% LVR. Bank dapat mengalokasikan tidak lebih dari 10% dari pinjaman baru mereka untuk investor ke pinjaman di atas ambang batas 70% LVR ini.
Pengecualian Atas Aturan LVR
Pembatasan LVR berlaku untuk pinjaman baru, bukan berlaku surut. Jenis pinjaman berikut biasanya dikecualikan dari pembatasan LVR standar:
- •Pinjaman Kāinga Ora, termasuk First Home Loans
- •Pembiayaan ulang dengan nilai yang sama/lebih rendah
- •Portabilitas tanpa peningkatan jumlah pinjaman
- •Pembiayaan jembatan
- •Remediasi non-rutin
- •Pinjaman konstruksi
- •Beberapa rumah baru yang dibeli dari pengembang dalam waktu 6 bulan setelah selesai
Mengapa Bank Menerapkan Pembatasan LVR
Bank Sentral menerapkan kontrol LVR pada tahun 2013 untuk memoderasi kenaikan harga rumah yang cepat, terutama di area pertumbuhan tinggi. Dengan membatasi pinjaman relatif terhadap nilai properti, kebijakan ini bertujuan untuk mendorong kehati-hatian di antara pembeli dan mengurangi risiko keuangan tanpa menaikkan suku bunga secara menyeluruh.
Memahami Posisi Pinjaman Anda
LVR menentukan berapa persentase dari nilai properti yang memerlukan pembiayaan. Memahami rasio ini memengaruhi kemungkinan persetujuan pinjaman, suku bunga yang ditawarkan, kelayakan untuk pengecualian, dan kapasitas pembelian properti investasi.
Aturan LVR Saat Anda Melakukan Pembiayaan Ulang Atau Top Up
Pembatasan LVR berlaku untuk pinjaman baru, bukan berlaku surut, yang penting untuk dipahami saat mengelola KPR Anda. Pengecualian seperti pembiayaan ulang dengan nilai yang sama/lebih rendah dan portabilitas tanpa peningkatan berarti Anda mungkin dapat memindahkan pinjaman Anda yang sudah ada ke bank atau properti lain tanpa memicu penilaian LVR baru. Namun, top-up atau penarikan ekuitas dapat menjadi masalah jika total pinjaman Anda melampaui ambang batas LVR tinggi, karena bank akan menilai ulang LVR Anda dan kebijakan pinjaman mereka. Sebelum mengasumsikan ekuitas Anda cukup, bandingkan tujuan pembiayaan ulang, nilai properti, dan posisi total pinjaman. Panduan pembiayaan ulang, panduan top-up, dan daftar periksa dokumen kami menjelaskan langkah-langkah praktisnya.
Need Help With Your Mortgage?
Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.
Talk to an Adviser




