Artikel ini membahas Resource Management (Enabling Housing Supply and Other Matters) Amendment Bill Selandia Baru, upaya kolaboratif antara partai Labour dan National untuk mengatasi kekurangan perumahan.
Poin Utama
Undang-undang ini menargetkan "lingkungan perkotaan tingkat 1"—Auckland, Hamilton, Tauranga, Wellington, dan Christchurch—dengan menghapus hambatan untuk pengembangan kepadatan menengah. Medium Density Residential Standards memungkinkan hingga tiga rumah tiga lantai pada hingga 50% lahan tanpa izin sumber daya, dengan tenggat waktu implementasi Agustus 2022.
Intensification Streamlined Planning Process menyertai perubahan ini. Kota tingkat 2 bisa menghadapi persyaratan serupa jika dianggap memiliki kebutuhan perumahan yang akut.
Dampak yang Diharapkan
Konsultan PwC memperkirakan antara 48.000 hingga 105.000 bangunan baru dalam 5-8 tahun ke depan. Namun, ketidakpastian tetap ada mengenai apakah ini secara memadai mengatasi kekurangan, yang diperkirakan antara 40.000-70.000 rumah, terutama mengingat proyeksi pertumbuhan populasi.
Pertimbangan Pembelian Rumah
Membeli properti sekarang mungkin tetap bijaksana sebagai investasi jangka panjang, meskipun ada antisipasi peningkatan pasokan perumahan, karena kinerja properti sebelumnya menunjukkan apresiasi berkelanjutan.
Need Help With Your Mortgage?
Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.
Talk to an Adviser



