Back to Bahasa Indonesia Articles
First Home BuyerHome BuyerInvestment Property

Rumah Baru vs Rumah yang Sudah Ada: Mana yang Harus Anda Beli?

9 March 2025-10 min read-By Jarrod Kirkland
Rumah Baru vs Rumah yang Sudah Ada: Mana yang Harus Anda Beli?

Key Takeaways

  • 1Rumah baru dikecualikan dari pembatasan LVR dan DTI, berpotensi memungkinkan deposit lebih rendah.
  • 2Investor mendapatkan keuntungan pajak dari rumah baru karena pengecualian dari penghapusan pengurangan bunga.
  • 3Properti yang sudah ada menawarkan lokasi yang lebih baik dan peluang negosiasi.
  • 4Keputusan tergantung pada keadaan pribadi, keuangan, dan selera risiko Anda.

Bagi banyak warga Selandia Baru, salah satu pertanyaan besar pertama dalam perjalanan membeli rumah adalah apakah membeli rumah baru atau yang sudah ada.

Bagi banyak warga Selandia Baru, salah satu pertanyaan besar pertama dalam perjalanan membeli rumah adalah apakah membeli rumah baru atau yang sudah ada. Mungkin tergantung pada hal praktis seperti anggaran, lokasi, atau waktu, atau faktor yang lebih personal, seperti karakter villa tua atau awal baru dari rumah yang belum pernah ditinggali.

Pembeli Rumah Pertama: Membandingkan Rumah Baru dan Properti yang Sudah Ada

Alasan untuk Membeli Rumah Baru

Rumah baru menawarkan beberapa insentif finansial yang kuat untuk pembeli pertama kali. Mereka dikecualikan dari pembatasan LVR dan DTI, berpotensi memungkinkan deposit lebih rendah dan pinjaman lebih tinggi. Pembeli pertama kali juga dapat mengakses skema Kainga Ora First Home Loan dengan deposit serendah 5%.

Rumah baru biasanya berarti biaya perbaikan atau pemeliharaan minimal untuk masa depan yang dapat diperkirakan-ideal jika keterampilan DIY Anda terbatas atau anggaran Anda ketat. Cari pembangun yang menawarkan garansi 10 tahun untuk ketenangan pikiran tambahan.

Ada juga peluang untuk segera membangun ekuitas. Lahan yang dibeli seharga $300.000 dan pembangunan yang membutuhkan biaya $300.000 lagi mungkin dinilai $620.000 atau lebih setelah selesai.

Mengapa Membeli Rumah yang Sudah Ada?

Jika lokasi adalah prioritas utama Anda, properti yang sudah ada mungkin satu-satunya opsi realistis Anda. Daerah yang paling diinginkan sering sudah sepenuhnya dikembangkan, dengan sedikit ruang tersisa untuk rumah baru.

Anda juga mendapatkan kemampuan untuk bernegosiasi. Vendor mungkin termotivasi untuk menjual dengan cepat atau properti mereka mungkin membutuhkan pekerjaan, yang dapat menciptakan peluang untuk harga pembelian yang lebih rendah.

Membeli rumah yang sudah ada umumnya berarti proses yang lebih sederhana dan lebih cepat daripada membangun.

Investor Properti: Opsi Mana yang Lebih Cerdas?

Mengapa Rumah Baru Menarik untuk Investor

Rumah baru menjadi semakin menarik bagi investor, terutama setelah perubahan pajak 2021. Pemerintah mulai menghapus pengurangan bunga pada properti yang sudah ada, tetapi rumah baru dikecualikan. Ini memberikan rumah baru keuntungan pajak yang signifikan.

Properti baru juga sesuai dengan Healthy Homes Standards secara default, menghemat Anda dari upgrade yang mahal.

Di Mana Properti yang Sudah Ada Masih Menang

Meskipun ada kelemahan pajak, properti yang sudah ada masih dapat menawarkan keuntungan yang kuat-terutama jika Anda bersedia menyingsingkan lengan baju Anda. Membeli properti untuk direnovasi dengan diskon dan merenovasi secara strategis dapat menghasilkan ekuitas langsung.

Upgrade seperti mengubah garasi menjadi sleepout, menambah parkir off-street, memagari halaman untuk keluarga, atau meningkatkan insulasi semuanya dapat meningkatkan daya tarik properti dan hasil sewa.

Mekanika Finansial Pembangunan

Membangun rumah baru memperkenalkan dua struktur finansial utama: kontrak turn-key dan kontrak pembayaran progres. Kontrak turn-key hanya memerlukan deposit kecil di muka, dengan sisanya dibayar setelah selesai. Kontrak pembayaran progres memerlukan pembayaran bertahap seiring berjalannya pembangunan.

Apa yang Tepat untuk Anda?

Seperti kebanyakan keputusan properti, jawabannya tergantung pada keadaan pribadi Anda, keuangan, dan selera risiko.

Need Help With Your Mortgage?

Our expert advisers are here to guide you through every step of your mortgage journey. Get in touch for a free, no-obligation consultation.

Talk to an Adviser

Frequently Asked Questions

Apakah rumah baru lebih mudah mendapatkan KPR?

Ya. Rumah baru dikecualikan dari pembatasan LVR dan DTI, berpotensi memungkinkan deposit lebih rendah dan pinjaman lebih tinggi. Pembeli pertama kali dapat mengakses skema Kainga Ora First Home Loan dengan deposit serendah 5%.

Mengapa investor lebih menyukai rumah baru?

Rumah baru dikecualikan dari penghapusan pengurangan bunga yang mempengaruhi properti yang sudah ada. Mereka juga sesuai dengan Healthy Homes Standards secara default, menghemat biaya upgrade.

Kapan saya harus membeli properti yang sudah ada?

Jika lokasi adalah prioritas, properti yang sudah ada mungkin satu-satunya opsi Anda karena daerah yang paling diinginkan sering sudah sepenuhnya dikembangkan. Properti yang sudah ada juga menawarkan peluang negosiasi dan proses yang lebih cepat.

Disclaimer

The information on this website is for general guidance only and does not constitute financial or investment advice. Always do your own research and seek personalised advice from a qualified financial adviser or mortgage adviser before making financial decisions. All investments carry risk and past performance is not indicative of future results.

Bahasa Indonesia Speaking Adviser

Get mortgage advice in Indonesian from our qualified advisers.